The Rise of Mental Health Awareness

Kamis, 27 Februari 2020 lalu, bertempat di Menara Digitaraya, Cikini, aku berkesempatan hadir di acara Ngobrol Aja Dulu : The Rise of Mental Health Awareness yang diselenggarakan oleh @tokopedia dan @narasi.tv mewakili komunitas @singlemomsindonesia bersama beberapa teman. Setelah registrasi, kita masuk ke venue sambil disuguhi cemilan dan es kopi susu sambil menunggu acara dimulai.


Walau acara mulai agak mundur dari jadwal sekitar 1 jam, tapi nggak mengurangi esensi acaranya. Acara dipandu oleh moderator yang ciamik yaitu Mas Ivan Prasetya. Lalu tidak lama, naiklah pembicara pertama yaitu mbak MJ yang langsung datang dari Surabaya sebagai co-creator @petualanganmenujusesuatu yang menjelaskan proses kreatif pembuatan kontennya dan cerita-cerita mengenai dampak yang didapat dari follower mereka. Buat yang belum tahu tentang PMS, boleh diintip ya akun IG mereka. Komiknya gemes banget deh, dan pesan moral ceritanya relate banget sama kehidupan kita sehari-hari.


Pembicara kedua yaitu Mas @rezagunawan yaitu seorang praktisi kesehatan holistik. Apa itu? Yaitu disiplin ilmu yang memfokuskan penyembuhan atau terapi kesehatan yang menggabungkan aspek pikiran dan fisik seseorang. Di sini Mas Reza bicara banyak tentang pentingnya kita memperhatikan kesehatan mental, karena efeknya sangat mempengaruhi kualitas hidup dan kesehatan kita. Banyak penjelasan mas Reza yang untuk saya pribadi sangat menohok, betapa pentingnya kita lebih pintar untuk memahami stres yang ada, menghadapi masalah, dan mengontrol emosi diri. Wah mungkin dijelaskan panjang lebar di sini juga ga cukup ya hehe.. Tapi yang tertarik tahu lebih jauh mengenai kesehatan mental, tentang pemberdayaan diri dan sosial, bisa intip IG TV mas Reza dan @ayladimitri ya.


Dari beberapa metode healing, ada satu metode yang Mas Reza ceritakan dan kita bisa coba yaitu expressive writing. Jadi dalam kurun waktu 1 minggu, kita tuliskan segala uneg-uneg, pikiran, perasaan di kertas secara manual selama 20 menit. Apapun yang terlintas saat menulis, tulis saja. Meskipun hal itu tidak berkaitan dengan hal yang telah kita tulis sebelumnya. Intinya adalah tuangkan segala yang ada di dalam benak. Tulisan tidak perlu rapi, tidak perlu dikoreksi. Toh tulisan itu untuk kita sendiri. Mau dibaca lagi silakan, disimpan boleh, dimusnahkan juga nggak apa. Lakukan hal yang sama selama 4x dalam seminggu. Intervalnya bebas, boleh 4 hari berturut-turut atau berselang-seling. Rasakan perbedaan yang kamu rasakan. Jujur, setelah sebulan pun aku belum sempat mempraktikkannya di rumah karena kesibukan ini itu. Mungkin segera 😁
Nggak terasa malam semakin larut, acara malam itu ditutup dengan sesi foto bersama dan dibagikan juga merchandise lho berupa pouch dan notebook. Bonus juga untuk saya pribadi sebagai penggemar Mbak Dewi Lestari, istri dari Mas Reza, bisa duduk berdekatan dengan beliau bahkan bisa selfie! Wah super happy dan menambah kenang-kenangan acara ini.
Terima kasih dan ditunggu acara lainnya @tokopedia dan @narasitv.

Komentar