Prolog



Entah sudah berapa lama aku berhenti menulis.
Ah bahkan kata sandi untuk blog lamaku sudah tidak ingat.
Entah pula apa penyebabnya.
Karena kesibukan, lupa, atau karena terlalu hanyut dalam hidup?

Beberapa tahun belakangan ini Allah memberikan aku begitu banyak pelajaran hidup.
Dan banyak hal yang terpendam belum pernah aku bagi.
Meski katanya lebih baik perasaan dan emosi itu aku tuang dalam journaling,
tapi entah kenapa aku lebih merasa ingin menulis lagi di sini.
Menghidupkan kembali kegiatan blogging-ku yang mati suri.

Entah ada yang baca atau tidak tulisan-tulisanku ini dan nanti.
Tapi siapapun kamu, semoga tulisan-tulisanku bisa memberi manfaat.
Atau setidaknya memberi tahu bahwa ada seorang perempuan yang menuliskan cerita-cerita itu.
Yang memiliki segudang pemikirannya sendiri tentang hidup dan rangkaian peristiwa yang dialaminya.
Yang memiliki banyak sudut pandang sebagai seorang anak, seorang adik, seorang kakak, seorang ibu, dan seorang perempuan.

Semoga kisahku bisa memberi makna baru.

Cheers,
Ibu Fathi

Komentar